Dosen STT Dumai Melaksanakan Kegiatan Edukasi Penanganan Sampah di SDN 003 Sukajadi Dumai.
Dumai - Sabtu, 24-08-2024. Alhamdulillah Kembali raih prestasi tingkat nasional, pada tahun 2024 Dosen Sekolah Tinggi Teknologi Dumai (STT Dumai) memperoleh kepercayaan dan pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) dengan judul “Edukasi 3R dalam penanganan sampah menuju sekolah adiwiyata SDN 003 Sukajadi Dumai, Riau”
Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh Ketua tim pengabdian masyarakat yakni Ibu Febrina Sari, M.Kom dan didampingi oleh anggota tim yakni Ibu Desyanti, M.Kom dan Bapak Dr. Nuryasin Abdillah, M.T. SDN 003 Sukajadi Dumai merupakan salah satu Sekolah Dasar yang ada di tengah Kota Dumai, Riau. Sekolah ini memiliki jumlah siswa sebanyak 212 siswa. Permasalahan utama adalah penumpukan sampah yang semakin meningkat di lingkungan sekolah. Sampah organik dan anorganik tidak terkelola dengan baik di SDN 003 Sukajadi, Dumai, siswa masih membuang sampah organik dan anorganik menjadi satu di tempat sampah yang sama, sehingga menyebabkan penumpukan sampah, dan semua sampah berakhir di TPA, padahal jika sampah dikelolah dengan baik sesuai jenisnya maka masih ada kemungkinan sampah yang bisa dikumpulkan karena memiliki nilai jual dan dapat didaur ulang. Hal ini terjadi karena sekolah tidak memiliki fasilitas berupa tong sampah pilah.
Tujuan dari kegiatan ini adalah Mengedukasi warga Sekolah Dasar Negeri 003 Sukajadi tentang pemilahan dan pengelolaan sampah dengan metode 3R, Menyediakan sarana prasarana pengelolaan sampah yang mendukung, seperti tempat sampah terpisah untuk sampah organik dan anorganik, Membangun Bank Sampah di sekolah serta menyediakan Aplikasi Bank Sampah Digital untuk mengelola data sampah dan keuangan secara efisien.
Setelah tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat pemula menyediakan sarana berupa tong sampah pilah maka tim melaksanakan kegiatan edukasi 3R ke warga sekolah bagaimana cara penggunaan tong sampah tersebut dan dilanjutkan dengan bagaimana cara mengelolah sampah yang sudah terpisah tersebut. Peseerta kegiatan sangat antusias dan diakhir kegiatan dilakukan evaluasi sederhana berupa tanya jawab terkait materi yang sudah disampaikan, alhamdulillah setelah kegiatan pengabdian masyarakat pemula pemahaman warga sekolah meningkat terkait memilah, mengelolah sampah dilingkungan sekolah. Ibu Febrina Sari berharap kegiatan akan berlanjut ke pengelolaan bank sampah sebagai dasar untuk menjadi sekolah adiwiyata. (nhd).
admin