Kita masih tertidur lelap pedagang telah membuka lapaknya.

Sambil menikmati secangkir kopi siang bersama Onek panggilan akrab kesehariannya dengan aktivitas seharinya membuka lapak di Jalan Seroja Pasar Kodim mulai dari jam 4 subuh sampai jam 10.30 yang digelutinya hampir puluhan tahun, barang dagangan yang ditawarkan sayur mayur (kol,terong,buncis,bawang,bawang prey) kepada konsumen dan pelanggannya.
Setiap harinya,sekitar jam 3.30 Subuh  berangkat dari rumah dengan membawa dagangan  menggunakan becak motor, suasana dingin disubuh tidak menyurutkan semangan Enek  untuk menggelar dagangan dengan harapan  laris manis nantinya.
Kegiatan rutin setelah mengelar dagangan dan menjemput sayur mayur  yang telah dipesan ke tauke di bukit tinggi,minimal 3 karung  yang berjarak lebih kurang 300 meter dari lapak tempat berjualan,memikul karung sayur mayur menjadi kegiatan olahraga subuh bagi enek,sambil tersenyum menuturkan kepada penulis.
Pedagang yang mengelar lapak mulai dari subuh hari sampai jam 11.00 siang  di pinggir jalan seroja lumayan ramai  dengan beragam dagangan yang ditawarkan dan konsumen dan pelanggan cukup ramai dalam setiap hari kecuali bila hari hujan dan hari libur agar terasa sepi,ujar Enek.
Dari berdagang di subuh hari,alhamdulillah rezeki yang dibawa pulang dapat mencukupi kebutuhan keluarga setiap harinya, sepulang dari berdagang  bermain dengan cucu menjadi hiburan tersendiri,katanya dan hilang kantuk dan penat melihat kecerian cucu di rumah, tetap semangat Bang Enek didoakan dagangannya laris manis setiap harinya...

Penulis:


Sofyan
Dosen Tetap STIE Mahaputra Riau/Penasehat Persatuan Wartawan (PWI) Bengkalis