Satukan Persepsi: Kunci Sukses Organisasi.
Biasanya pada saat membentuk organisasi berawal dari pandangan dan harapan yang ingin diraih melalui suatu kerja sama, hal ini merupakan konsep sederhana mengertian organisasi kalau dibaca dalam buku-buku literatur tentang organisasi yang mengatakan "sekelompok orang satu orang atau lebih saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama"
Membangun saling bekerja sama mudah dikatakan,namun kadang-kadang sulit untuk dilakukan, hal ini dapat terjadi disebabkan perbedaan perilaku,latar belakang dan pengalaman dari masing-masing individu yang merupkan bagian dari anggota organisasi, terkait dengan hal tersebut biasanya organisasi membuat kesepakatan dan keputusan bersama berupa peraturan dan ketentuan yang menjadi pedoman dalam menggerakan roda organisasi melaksanakan aktivitasnya untuk mewujudkan tujuan bersama pada saat organisasi dibentuk.
Menyamakan perspei merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam bekerjasama di organisasi, hal ini sebagaimana dikatakan P.Robbins dan Timothy dalam buku perilaku organisasi bahwa " Persepsi adalah proses dimana individu mengatur dan menginterprestasikan kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti bagi lingkungan mereka", sehingga dapat dikatakan salah satu kesuksesan bekerja sama bilamana masing-masing memiliki persepsi yang sama, unggkapan kata samakan persepsi sering didengar pada saat mengawali kerjasama di organisasi.
Keberadan pemimpin organisasi dalam menyamakan persepi tentang organisasi kepada para anggotanya dapat dikatakan termasuk salah satu peran,tugas dan fungsi pemimpin, karena persoalan persepsi berkaitan dengan aspek psikologis individu dalam memiliki pandangan tentang hal-hal yang ada dilingkungannya, namun pemimpin organisasi merupakan orang yang diberi kepercayaan sebagai pemimpin oleh anggota organisasi, ungkapan pemimpin "Ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah" menunjukkan suatu sikap menghormati dan menghargai pemimpin.
Terdapatnya perbedaan pandangan tentang organisasi dari anggotanya merupakan bentuk dinamika organisasi dan perlu perhatian dari pemimpin melalui diskusi bersama untuk menyatukan kembali perbedaan pandangan tersebut agar terhindar dari pertengkaran satu sama lainnya yang dapat merugikan semua pihak, ungkapan peribahasa "Menang jadi arang,kalah jadi abu" mengandung makna menang atau kalah sama-sama menderita kerugian. Alanglah bijaknya berdiskusi dan mencari solusi lebih dikedepankan dalam berorganisasi.
Penulis:
Sofyan Dosen tetap STIE Mahaputra Riau/Penasehat PWI Bengkalis
admin