TISNA NEWS.COM

Beyond Inspiring News

Cara Shalat Berjemaah yang Dilakukan Dua Orang, Satu Imam dan Satu Makmum

Khazanah Islami – Cara shalat berjemaah yang dilakukan dua orang, satu imam dan satu makmum, dirinci sebagai berikut:
ㅤㅤㅤㅤㅤ1. Sesama jenis, keduanya laki-laki atau keduanya wanita. Posisi makmum tepat persis di samping kanan imam, dan tidak bergeser sedikit ke belakang. Ini sebagaimana hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’ahuma, ia berkata: “Saya pernah menginap di rumah bibiku, Maimunah (binti Al Harits, istri Rasulullah). Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat Isya (di masjid), kemudian beliau pulang, dan shalat 4 rakaat. Lalu beliau tidur. Kemudian beliau bangun malam. Akupun datang dan berdiri di sebelah kiri beliau. Lalu beliau memindahkanku ke sebelah kanannya. Beliau shalat 5 rakaat, kemudian shalat dua rakaat, lalu tidur kembali” (HR. Bukhari no. 117, 697).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Namun, perlu diketahui bahwa sebagian ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa makmum hendaklah berdiri agak ke belakang dari posisi imam, sebagaimana hal ini dipraktikkan di negeri kita.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

2. Lain jenis, imam laki-laki dan makmum wanita. Posisi makmum, tepat di belakang imam, dan tidak perlu serong, baik ke kiri maupun ke kanan. Dalilnya adalah hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi pernah shalat bersama Anas, “Beliau memosisikan diriku di sebelah kanan beliau, sementara ada seorang wanita yang menjadi makmum di belakang kami.” (HR. Bukhari no. 727, dan Muslim no. 658).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Catatan penting: Poin ke-2 di atas hanya khusus bagi suami-istri, adapun jika laki-laki mengimami wanita yang bukan mahram dan hanya berduaan, maka haram bagi si lelaki dan haram bagi si wanita.

Sumber Referensi: Rumaysho.comㅤㅤㅤㅤ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *