TISNA NEWS.COM

Beyond Inspiring News

Hindarkan Kecanduan Handphone Sejak Dini, Tim KKN UNS Suarakan Bijak Bergadget bagi Siswa SD

Wonogiri– Senin, 04-03-2024. Kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya penggunaan gadget. Setiap orang setidaknya memiliki satu handphone pribadi yang sehari-hari digunakan sebagai sarana komunikasi, sumber informasi, dokumentasi, hingga hiburan. Semakin berkembangnya teknologi, handphone menjadi semakin canggih untuk memfasilitasi berbagai aktivitas manusia, sehingga menjadi barang wajib yang dimiliki semua orang. Di zaman modern ini, anak-anak pun sudah mengenal lebih dekat alat elektronik yang dikenal sebagai gadget tersebut.

Bagi anak-anak, penggunaan gadget dapat bermanfaat untuk perkembangan kreativitas mereka, salah satunya melalui aktivitas bermain. Tentunya, hal tersebut perlu diiringi pengawasan orang dewasa di lingkungan anak tersebut, khususnya di rumah dan sekolah. Dengan pengawasan tersebut, penggunaan gadget pada anak-anak dapat diarahkan untuk kegiatan positif dan menghindarkan mereka dari dampak negatif yang dapat terjadi. Hal ini menjadi latar belakang program sosialisasi cerdas dan bijak menggunakan gadget bagi anak-anak di SD Negeri 2 Tremes.

Perancangan sosialisasi ini diadakan setelah mempertimbangkan hasil diskusi dengan Kepala Sekolah SD Negeri 2 Tremes. Pada diskusi dengan mahasiswa KKN UNS tersebut, Kepala Sekolah Ibu Theresia Setyowati menjelaskan kondisi anak-anak yang bersekolah di SDN 2 Tremes. Di antara beberapa persoalan yang terjadi di kalangan siswa dan siswi, kecanduan gadget adalah salah satu masalah yang banyak ditemukan. Tim KKN UNS kemudian merancang kegiatan untuk edukasi terkait permasalahan tersebut, sebagai bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa, dengan sasaran anak-anak di lingkungan desa Tremes.

Program sosialisasi cerdas dan bijak menggunakan gadget dengan sasaran anak-anak SDN 2 Tremes dilangsungkan pada Rabu (21/2) dan Jum’at (23/2). Acara ini melibatkan seluruh siswa dan siswi SDN 2 Tremes secara langsung, mulai dari kelas 1 hingga 6. Sosialisasi diadakan secara terpisah setiap kelas dengan menyesuaikan keterbatasan fasilitas serta sarana dan prasarana yang ada. Mahasiswa KKN UNS dibagi menjadi dua tim dengan masing-masing tim beranggotakan empat orang, di mana satu tim menyampaikan sosialisasi kepada 3 kelas secara bergantian. Pada Rabu, sosialisasi dilakukan dengan melibatkan siswa dan siswi kelas 1 dan 2 pada pukul 09.00 sampai 10.00 WIB. Sedangkan pada Jum’at, kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama bagi siswa dan siswi kelas 5 dan 6 pada pukul 08.30 sampai 09.30 WIB dan sesi kedua bagi siswa dan siswi kelas 3 dan 4 pada pukul 10.00 sampai 11.00 WIB.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan pemberian materi terkait topik penggunaan gadget. Sebelumnya, anak-anak diajak berkenalan dan melakukan permainan sederhana untuk membagi kelompok. Selanjutnya, mahasiswa KKN UNS menyampaikan materi yang terdiri atas definisi gadget, manfaat gadget, dan bahaya penggunaan gadget yang berlebihan. Rancangan materi dibuat dalam bentuk sederhana, mudah dimengerti, dan interaktif untuk menyesuaikan pemahaman siswa dan siswi dengan kisaran umur 7 sampai 12 tahun. Di akhir kegiatan, acara sosialisasi ditutup dengan sesi kuis terkait materi yang telah diberikan. Kelompok yang berhasil menjawab kuis terbanyak mendapatkan hadiah berupa snack ringan.

Selain kepada pemenang kuis dari kegiatan sosialisasi, Mahasiswa KKN UNS juga memberikan hadiah berupa bingkisan snack kepada setiap siswa dan siswi SDN 2 Tremes. Pemberian bingkisan tersebut dilakukan pada hari terakhir pelaksanaan program, dalam rangka bentuk apresiasi terhadap keterlibatan siswa dan siswi SDN 2 pada rangkaian kegiatan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberi pemahaman bagi anak-anak di lingkungan Desa Tremes, khususnya siswa dan siswi SDN 2 Tremes mengenai sisi positif sekaligus negatif mengenai penggunaan gadget. Dalam upaya tersebut, anak-anak di Desa Tremes diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan gadget dan terhindar dari penggunaan secara berlebihan. (nhd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *