TISNA NEWS.COM

Beyond Inspiring News

Mahasiswa KKN UNS Dalam Pusaran Kualitas Batik Kalimasada Di Desa Joho Kab. Wonogiri

Wonogiri – Kelompok 81 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Joho Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu kelompok KKN UNS yang melakukan pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dengan tema UMKM Naik Kelas. Kelompok ini melakukan aktivitas KKN selama 45 hari sejak pertengahan bulan Juli sampai akhir Agustus 2023. UMK mitra yang mereka berdayakan adalah usaha Batik Kalimasada. Aktivitas pendampingan usaha yang mereka lakukan meliputi aspek kelembagaan/legalitas, aspek produksi, aspek keuangan, aspek pemasaran, dan strategi pengembangan bisnis.

Sekilas Usaha Batik Kalimasada

Usaha Batik Kalimasada merupakan UMK yang melayani pemesanan dan pelatihan Batik Tulis dan Ecoprint. UMK ini berlokasi di dusun Wotglinggang RT 02 / RW 05, Desa Joho, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah (kode pos: 57695). Produk yang mereka produksi merupakan produk unggulan yang dibuat dari bahan yang mereka dapatkan dari lingkungan sekitar Desa Joho. Proses produksinya pun melibatkan para pemuda kreatif dari Desa Joho sendiri. Didirikan dan dikelola oleh Dian Nugroho yang merupakan alumni UNS tahun 2020, UMK ini sudah berhasil memproduksi produk-produk unik disamping kain batik. Produk-produk batik tulis yang diproduksi Batik Kalimasada diantaranya adalah outer dan totebag batik tulis. Adapun produk-produk ecoprint yang diproduksi UMK ini diantaranya Buckethat Ecoprint dan Totebag Ecoprint.

Keunikan Produk dan Segmentasi Pasar

Batik Kalimasada memasarkan produknya melalui promosi sosial media dan secara aktif hadir dalam pameran-pameran atau expo-expo UMKM untuk mengenalkan produk mereka. Produk batik dan ecoprint yang diproduksi juga selalu mempertimbangkan trend yang sedang digemari masyarakat dan para milenial. Motif yang dihasilkan pun bukan sekedar motif batik tradisional, melainkan juga ditambah dengan sentuhan estetika modern dengan corak warna yang lebih menyala. Produk-produk yang dibuat dengan kain Ecoprint juga tidak kalah digemari oleh konsumen. Motif yang dihasilkan dengan teknik ecoprint menghasilkan kesan eksklusif karena motif yang dihasilkan berbeda satu sama lain. Motif-motif inilah yang kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli dan calon pembeli Batik Kalimasada.

Strategi UMKM Naik Kelas

Program Kerja yang dibawa oleh kelompok KKN 81 berfokus pada peningkatan jumlah dan kualitas produk. Dalam rangka meningkatkan kualitas produk, tim KKN ini membantu UMKM dalam membuat desain kemasan produk dan peningkatan jumlah produk. Selain itu, untuk membantu mengorganisir keuangan UMK guna menjaga kestabilan proses produksi, KKN 81 juga mengenalkan aplikasi perencanaan keuangan yaitu SIAPIK, yang nantinya juga akan berdampak baik bagi UMKM lain di sekitar desa tersebut.

Program kerja yang dibawa oleh kelompok KKN 81 juga berfokus pada peningkatan penjualan dan konsumen loyal. Kelompok KKN 81 berupaya untuk membantu meningkatkan jumlah penjualan Batik Kalimasada melalui penjualan online. Mulai dari pembuatan buku katalog produk yang bisa diakses secara online maupun offline hingga melakukan pengembangan konten instragram dan tik tok agar lebih menarik dan lebih banyak menjangkau viewers. Dengan terus melakukan berbagai inovasi baru diharapkan loyalitas konsumen terhadap produk UMKM Batik Kalimasada semakin meningkat dan tidak kalah bersaing dengan brand batik lainnya.

Identitas Kelompok 81 KKN UNS:

Regita Cahyaningrum, Rahmani Febrihana Mustari , Salma Ghina, Divanty Anjani, Ayu Dilla, Aji Setyawan, Fathin Muttaqin Frenda, Nur Muhammad, Rika Nur Aryanti, Rhevika Gurindra Hapsari

Dosen Pembimbing Lapangan: Malik Cahyadin, S.E., M.Si., Ph.D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *