Belasan Sekolah Di Dumai Terdampak Banjir dan Rob, Aktivitas Belajar Sebagian Dialihkan ke Daring.
Belasan Sekolah di Dumai Terdampak Banjir dan Rob, Aktivitas Belajar Sebagian Dialihkan ke Daring
Dumai Sabtu, 06 Desember 2025
Hujan lebat yang mengguyur Kota Dumai sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, disertai dengan pasang air laut (rob), mengakibatkan sedikitnya ±16 Sekolah Dasar Negeri dan Swasta (SDN/S) di sejumlah wilayah terdampak banjir. Air menggenangi halaman sekolah hingga beberapa ruang kelas, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air terjadi di beberapa kecamatan yang berada pada wilayah rendah dan dekat pesisir. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 hingga 60 sentimeter. Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya pasang laut yang menyebabkan air sulit surut.
Meski demikian, sebagian sekolah tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka terbatas dengan berbagai penyesuaian, seperti memindahkan siswa ke ruang kelas yang tidak terdampak serta melakukan pembersihan lingkungan sekolah terlebih dahulu. Sementara itu, sejumlah sekolah lainnya terpaksa merumahkan siswa dan menerapkan pembelajaran daring (online) demi menjaga keselamatan peserta didik.
Kepala salah satu sekolah yang terdampak menyampaikan bahwa banjir yang dipicu oleh hujan deras dan rob ini merupakan yang terparah dalam beberapa bulan terakhir. Selain mengganggu proses pembelajaran, genangan air juga berpotensi merusak fasilitas sekolah seperti meja, kursi, dan peralatan belajar.
“Air mulai naik sejak dini hari karena hujan deras ditambah pasang rob. Kami tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan siswa, sehingga untuk sementara pembelajaran dialihkan secara daring,” ujarnya.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait bersama pihak kecamatan dan kelurahan telah melakukan pemantauan serta koordinasi guna memastikan kondisi sekolah tetap aman. Petugas juga disiagakan untuk membantu proses pembersihan pasca banjir serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan susulan apabila hujan dan rob kembali terjadi.
Masyarakat, khususnya orang tua siswa, diimbau agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah juga mengingatkan agar sekolah selalu mengutamakan keselamatan peserta didik dalam mengambil keputusan terkait aktivitas pembelajaran.
zulfani