ITB RIAU PESISIR Gelar Yudisium Ke-1 2026, 232 Mahasiswa Resmi Menuntaskan Tahapan Akademik.
DUMAI, 12 Oktober 2026 - Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB RIAU PESISIR) menyelenggarakan Yudisium ke-1 Program Sarjana (S1) Tahun 2026 di Aula Kampus ITB RIAU PESISIR, Senin (12/10/2026). Sebanyak 232 mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri, Teknik Informatika, dan Teknik Sipil mengikuti momentum akademik yang menjadi penanda penting perjalanan pendidikan tinggi sekaligus langkah awal menuju dunia profesional.
Pelaksanaan yudisium perdana ini menjadi salah satu tonggak perjalanan akademik ITB RIAU PESISIR dalam memperkuat komitmen terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor ITB RIAU PESISIR, Dra. Hj. Sirlyana, M.P.; Ketua Dewan Pembina, dr. H. Sunaryo; Bendahara Badan Penyelenggara, H. Ismail, S.H.; jajaran wakil rektor; pimpinan lembaga; ketua dan sekretaris program studi; serta dosen di lingkungan ITB RIAU PESISIR.
Rektor: Yudisium Menjadi Awal Tanggung Jawab dan Pengabdian
Rektor ITB RIAU PESISIR, Dra. Hj. Sirlyana, M.P., menempatkan momentum yudisium sebagai bagian penting dari perjalanan mahasiswa dalam mengembangkan diri, menerapkan ilmu pengetahuan, dan mempersiapkan masa depan.
Dalam narasi sambutan yang disiapkan untuk publikasi, Rektor menekankan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi hendaknya tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi harus diikuti dengan kemampuan mengimplementasikan ilmu, menjaga integritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yudisium bukanlah garis akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Gelar akademik yang diraih harus menjadi landasan untuk terus belajar, berkarya, menjaga nama baik almamater, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian rumusan pesan sambutan yang dapat disesuaikan dengan pernyataan aktual Rektor.
Lulusan perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang semakin dinamis, mulai dari transformasi digital, perkembangan teknologi, hingga kebutuhan kompetensi profesional yang terus berubah. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, dan mengembangkan inovasi menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja.
Rektor juga diharapkan menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang telah mendukung mahasiswa menyelesaikan tahapan pendidikan mereka.
Melalui momentum ini, ITB RIAU PESISIR diharapkan terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat budaya akademik, dan mengembangkan kompetensi lulusan agar mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Ketua Dewan Pembina: Kompetensi Harus Berjalan Seiring dengan Integritas
Ketua Dewan Pembina ITB RIAU PESISIR, dr. H. Sunaryo, turut hadir dalam kegiatan yudisium sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan institusi dan penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Dalam draf pesan sambutan yang disiapkan untuk publikasi, Ketua Dewan Pembina menekankan bahwa gelar akademik perlu diiringi karakter, etika, tanggung jawab, dan komitmen untuk menerapkan ilmu secara profesional.
“Jangan berhenti merasa cukup setelah memperoleh gelar sarjana. Teruslah meningkatkan kemampuan, pelihara kejujuran, dan buktikan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat memberikan manfaat nyata. Kompetensi akan membuka peluang, tetapi integritas dan karakter akan menjaga kepercayaan,” demikian rumusan pesan yang dapat disesuaikan dengan sambutan aktual Ketua Dewan Pembina.
Pesan tersebut menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu membangun kepercayaan, menjunjung etika profesi, dan bekerja secara bertanggung jawab.
Di tengah persaingan dunia kerja, para lulusan juga diharapkan berani menciptakan peluang melalui inovasi dan kewirausahaan. Ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah hendaknya menjadi modal untuk membantu menyelesaikan persoalan masyarakat, meningkatkan produktivitas, dan mendukung pembangunan daerah.
Penguatan kualitas lulusan merupakan tanggung jawab bersama antara institusi, badan penyelenggara, dosen, keluarga, dan mahasiswa. Karena itu, yudisium tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan individu, tetapi juga momentum untuk memperkuat kontribusi pendidikan tinggi bagi masyarakat.
232 Mahasiswa dari Tiga Program Studi
Berdasarkan data peserta yang diberikan, Yudisium ke-1 Program Sarjana Tahun 2026 diikuti sebanyak 232 mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan ITB RIAU PESISIR.
Rincian peserta dan gelar akademiknya adalah sebagai berikut:
- Program Studi Teknik Industri: 112 mahasiswa, dengan gelar Sarjana Teknik (S.T.).
- Program Studi Teknik Informatika: 87 mahasiswa, dengan gelar Sarjana Komputer (S.Kom.).
- Program Studi Teknik Sipil: 33 mahasiswa, dengan gelar Sarjana Teknik (S.T.).
Program Studi Teknik Industri menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 112 mahasiswa, disusul Teknik Informatika sebanyak 87 mahasiswa dan Teknik Sipil sebanyak 33 mahasiswa.
Lulusan Teknik Industri diharapkan mampu berkontribusi dalam perancangan, pengelolaan, dan peningkatan efisiensi sistem industri. Lulusan Teknik Informatika dipersiapkan untuk berperan dalam pengembangan perangkat lunak, sistem informasi, teknologi komputasi, dan berbagai solusi digital. Sementara itu, lulusan Teknik Sipil diharapkan memiliki kompetensi untuk mendukung perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan infrastruktur yang aman serta berkelanjutan.
Dengan latar belakang keilmuan tersebut, para lulusan diharapkan mampu mengambil peran di berbagai sektor, mulai dari industri dan teknologi informasi hingga konstruksi, pemerintahan, lembaga profesional, dan kewirausahaan.
Laporan Panitia dan Pembacaan SK Yudisium
Rangkaian kegiatan yudisium meliputi pembacaan laporan panitia oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ir. Surya Indrawan, S.T., M.T.
Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium dilaksanakan oleh Dr. Cand. Ir. Juni S., S.T., M.T. Pembacaan SK menjadi bagian penting dalam rangkaian formal akademik yang berkaitan dengan penetapan hasil penyelesaian studi mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku.
Kedua agenda tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan akademik yang menegaskan pentingnya tertib administrasi, kepastian proses akademik, dan komitmen institusi dalam mendukung keberhasilan mahasiswa.
Prosesi yudisium berlangsung di Aula Kampus ITB RIAU PESISIR dengan melibatkan jajaran pimpinan dan sivitas akademika sebagai bentuk dukungan terhadap pencapaian akademik para peserta.
Dihadiri Jajaran Pimpinan dan Pengelola Lembaga
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan institusi, pengelola lembaga, serta unsur badan penyelenggara ITB RIAU PESISIR.
Dari jajaran pimpinan institusi, hadir:
- Dra. Hj. Sirlyana, M.P. — Rektor.
- Dr. Ir. Surya Indrawan, S.T., M.T. — Wakil Rektor I Bidang Akademik.
- (Dr. Cand.) Ir. Juni S., S.T., M.T. — Wakil Rektor II Bidang Keuangan.
- Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM. — Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan.
Dari unsur pengelola lembaga, hadir:
- Dr. Ir. Wetri Febrina, S.T., M.T. — Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
- Merina Pratiwi, S.Si., M.Si. — Sekretaris LPPM.
- (Dr. Cand.) Ir. Fitra, S.T., M.Sc. — Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI).
- Hanifatul Rahmi, S.Pd., M.Pd. — Sekretaris LPMI.
Kehadiran pimpinan institusi dan pengelola lembaga mencerminkan pentingnya sinergi dalam mendukung proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penjaminan mutu akademik.
Pimpinan Program Studi dan Dosen Turut Mendukung
Selain jajaran pimpinan institusi, kegiatan yudisium juga menjadi momentum kebersamaan bagi pengelola program studi dan dosen yang berperan dalam proses pendidikan mahasiswa.
Berikut jajaran pimpinan program studi di lingkungan ITB RIAU PESISIR berdasarkan struktur organisasi yang diberikan.
Program Studi Teknik Industri
- Ketua Program Studi: (Dr. Cand.) Ir. Trisna Mesra, S.T., M.T.
- Sekretaris Program Studi: (Dr. Cand.) Ir. Azmi, S.T., M.Sc.
Program Studi Teknik Informatika
- Ketua Program Studi: Ir. Mustazzihim Suhaidi, S.Kom., M.Kom., MTA, MCE, MCF.
- Sekretaris Program Studi: Ir. Khairul Azmi, S.T., M.Kom.
Program Studi Teknik Sipil
- Ketua Program Studi: Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Nuryasin Abdillah, M.Si., IPU., ACPE., APEC Eng., ASEAN Eng.
- Sekretaris Program Studi: Dr. Ir. Susy Srihandayani, S.T., M.T.
Program Studi Bisnis Digital
- Ketua Program Studi: Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., MTA, MCE, MCF.
- Sekretaris Program Studi: John Suarlin, S.E., M.M.
Para dosen dari empat program studi tersebut memiliki peran penting dalam pembelajaran, pembimbingan akademik, penelitian, serta pengembangan kompetensi mahasiswa. Kolaborasi antara pimpinan institusi, pengelola program studi, dan dosen menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan tinggi.
Memperkuat Mutu Pendidikan dan Daya Saing Lulusan
Perkembangan teknologi dan transformasi digital menuntut perguruan tinggi untuk terus menyesuaikan proses pendidikan dengan kebutuhan dunia profesional. Lulusan tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga harus mampu menerapkan ilmu pengetahuan, berpikir kritis, berkolaborasi, dan menyelesaikan persoalan secara sistematis.
Dalam konteks tersebut, ITB RIAU PESISIR diharapkan terus memperkuat relevansi kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan keterampilan praktis, serta memperluas kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, pemerintah, dan masyarakat.
Penguatan hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia profesional menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi persaingan sekaligus menciptakan peluang baru di bidang masing-masing.
Yudisium ke-1 Program Sarjana Tahun 2026 dengan 232 peserta menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen tersebut. Para lulusan diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung etika profesi, dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan demi mendukung kemajuan Kota Dumai, Provinsi Riau, dan Indonesia.
Awal Perjalanan Baru bagi Para Lulusan
Yudisium ke-1 Program Sarjana Tahun 2026 bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum peralihan dari perjalanan pendidikan menuju tanggung jawab profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
Bagi 232 mahasiswa yang mengikuti yudisium, pencapaian ini merupakan hasil dari proses belajar, kerja keras, dan dukungan berbagai pihak. Tantangan berikutnya adalah membuktikan kompetensi melalui karya, menjaga integritas, dan terus mengembangkan kemampuan sesuai perkembangan zaman.
Melalui sinergi pimpinan institusi, badan penyelenggara, pengelola lembaga, program studi, dosen, dan keluarga, ITB RIAU PESISIR diharapkan terus berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing. (nhd).
admin