Dosen ITB Riau Pesisir Dorong Transformasi Digital UMKM untuk Perkuat Daya Saing Usaha di Dumai.

Dumai, 24-10-2026 — Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir melalui tim dosen lintas program studi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Transformasi Digital UMKM melalui Penguatan Digital Marketing, Branding, dan Optimalisasi Platform Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha di Kelurahan Jaya Mukti, Kota Dumai”, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kegiatan ini mengangkat pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya dalam memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat identitas merek, meningkatkan efektivitas promosi, serta membuka peluang pasar yang lebih luas di tengah perkembangan ekonomi digital.

Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan kapasitas digital, UMKM diharapkan mampu beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen, memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, dan meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.

Transformasi Digital Menjadi Strategi Penting bagi UMKM

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola pemasaran, distribusi informasi produk, dan interaksi antara pelaku usaha dengan konsumen. Media sosial, lokapasar (marketplace), serta berbagai platform digital kini membuka peluang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk dan menjangkau calon pelanggan tanpa sepenuhnya bergantung pada pemasaran konvensional.

Namun, pemanfaatan teknologi digital perlu disertai strategi yang terarah. Kehadiran produk di media sosial atau platform penjualan daring belum cukup apabila tidak didukung oleh identitas merek yang kuat, konten promosi yang menarik, informasi produk yang jelas, serta pelayanan konsumen yang konsisten.

Atas dasar tersebut, kegiatan PKM ini mengangkat tiga aspek utama, yaitu penguatan digital marketing, pengembangan branding, dan optimalisasi platform digital sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing UMKM di Kelurahan Jaya Mukti, Kota Dumai.

Penguatan digital marketing berkaitan dengan kemampuan pelaku usaha memanfaatkan saluran pemasaran digital secara terencana. Penggunaan media sosial dan platform perdagangan elektronik dapat mendukung promosi produk, penyampaian informasi kepada konsumen, pengembangan komunikasi pemasaran, serta perluasan jangkauan pasar.

Strategi pemasaran digital yang efektif juga perlu memperhatikan karakteristik konsumen, kualitas materi promosi, konsistensi publikasi konten, dan evaluasi respons pasar. Dengan pendekatan tersebut, teknologi digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan usaha yang lebih terukur.

Branding dan Platform Digital untuk Meningkatkan Nilai Produk

Selain pemasaran, penguatan branding menjadi aspek penting dalam membangun identitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM.

Branding tidak hanya berkaitan dengan nama merek, logo, atau desain kemasan, tetapi juga mencakup kualitas produk, konsistensi pesan pemasaran, citra usaha, dan pengalaman pelanggan. Identitas merek yang jelas dapat membantu konsumen mengenali produk sekaligus membedakannya dari produk pesaing.

Di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis, pelaku UMKM perlu mampu menampilkan keunggulan produknya secara profesional. Foto produk yang representatif, deskripsi yang informatif, kemasan yang menarik, serta komunikasi yang konsisten dapat mendukung pembentukan citra usaha yang lebih kuat.

Optimalisasi platform digital juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas akses pasar. Pemilihan platform perlu disesuaikan dengan karakteristik produk, kebiasaan konsumen, kemampuan pengelolaan usaha, dan tujuan pemasaran.

Integrasi antara pemasaran digital, penguatan merek, dan pemanfaatan platform digital diharapkan dapat membantu UMKM membangun strategi bisnis yang lebih adaptif. Pendekatan ini juga dapat menjadi landasan bagi pengembangan inovasi produk, peningkatan pelayanan pelanggan, dan penguatan keberlanjutan usaha.

Sembilan Dosen Lintas Program Studi Terlibat dalam Tim PKM

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dipimpin oleh Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., selaku Ketua Tim PKM, Ketua Program Studi, sekaligus dosen Program Studi Bisnis Digital Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir.

Tim pelaksana melibatkan sembilan dosen dari tiga program studi, yaitu Bisnis Digital, Teknik Informatika, dan Teknik Industri. Kolaborasi lintas bidang tersebut mencerminkan pendekatan multidisipliner dalam mendukung pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan strategi pengembangan bisnis.

Adapun susunan tim dosen yang terlibat adalah sebagai berikut.

Ketua Tim PKM

  1. Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. — Ketua Program Studi dan Dosen Program Studi Bisnis Digital.

Anggota Tim PKM

  1. Ananda Putri Salsabila, S.M., M.M. — Dosen Program Studi Bisnis Digital.

  2. John Suarlin, S.E., M.M. — Sekretaris Program Studi dan Dosen Program Studi Bisnis Digital.

  3. Soni Fajar Mahmud, S.Sos., M.Si. — Dosen Program Studi Bisnis Digital.

  4. Ir. Mustazzihim Suhaidi, S.Kom., M.Kom. — Dosen Program Studi Teknik Informatika.

  5. Dr. Ir. Surya Indrawan, S.T., M.T. — Dosen Program Studi Teknik Industri.

  6. (Dr. Cand.) Ir. Juni S., S.T., M.T. — Dosen Program Studi Teknik Industri.

  7. Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM. — Dosen Program Studi Teknik Industri.

  8. Rudi, Faisal, S.T., M.T. — Dosen Program Studi Teknik Industri.

Keterlibatan dosen dari berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam pengembangan kapasitas UMKM. Bidang Bisnis Digital berkaitan dengan strategi pemasaran dan pengembangan merek, Teknik Informatika mendukung pemanfaatan teknologi informasi, sedangkan Teknik Industri memiliki keterkaitan dengan efisiensi proses dan pengembangan sistem usaha.

Sinergi tersebut menjadi salah satu pendekatan untuk menghubungkan kebutuhan praktis pelaku UMKM dengan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki perguruan tinggi.

Dua Mahasiswa Turut Mendukung Pelaksanaan Pengabdian

Selain sembilan dosen, kegiatan PKM ini juga melibatkan dua mahasiswa, yaitu Saepul Azhari dan JEFRIZAR.

Partisipasi mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menghubungkan teori akademik dengan kebutuhan masyarakat. Melalui keterlibatan dalam kegiatan pengabdian, mahasiswa berkesempatan mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, memahami persoalan usaha lokal, dan menerapkan pengetahuan sesuai kebutuhan di lapangan.

Keterlibatan mahasiswa juga mencerminkan pentingnya membangun kepedulian sosial serta memperkuat hubungan antara lingkungan akademik dan masyarakat.

Dengan demikian, tim pelaksana kegiatan ini terdiri atas sembilan dosen dan dua mahasiswa, dengan total sebelas orang.

Kolaborasi tersebut sejalan dengan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sebagai bentuk kontribusi institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pengembangan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

UMKM Kelurahan Jaya Mukti Didorong Lebih Adaptif dan Kompetitif

Kelurahan Jaya Mukti, Kota Dumai, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan yang menempatkan transformasi digital sebagai salah satu pendekatan untuk memperkuat kapasitas usaha masyarakat.

Di tengah perubahan perilaku konsumen dan persaingan pasar, UMKM perlu meningkatkan kemampuan dalam mengenali peluang bisnis, menyampaikan keunggulan produk, membangun hubungan dengan pelanggan, serta menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan teknologi.

Pemanfaatan platform digital dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas. Meski demikian, keberhasilan penerapannya tetap memerlukan dukungan kualitas produk, konsistensi pengelolaan usaha, pelayanan pelanggan yang baik, dan kemampuan mengevaluasi efektivitas pemasaran.

Transformasi digital karena itu perlu dipahami sebagai proses pengembangan usaha secara bertahap. Pelaku UMKM tidak hanya dituntut menggunakan perangkat atau aplikasi digital, tetapi juga perlu membangun pola pikir adaptif dan meningkatkan kemampuan mengelola bisnis berdasarkan kebutuhan pasar.

Melalui penguatan digital marketing, branding, dan optimalisasi platform digital, UMKM di Kelurahan Jaya Mukti diharapkan memiliki peluang untuk meningkatkan pengenalan produk, memperluas jangkauan pemasaran, membangun kepercayaan konsumen, dan memperkuat daya saing usaha.

Perguruan Tinggi Berperan dalam Penguatan Ekonomi Lokal

Kegiatan PKM ini menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kolaborasi dosen dan mahasiswa dapat menjadi jembatan antara kompetensi akademik dengan kebutuhan pelaku usaha di tingkat lokal.

Agar transformasi digital memberikan manfaat berkelanjutan, penerapannya perlu disertai evaluasi dan pengembangan kapasitas secara konsisten. Sejumlah indikator, seperti jangkauan promosi, interaksi dengan konsumen, konsistensi identitas merek, penggunaan platform digital, dan perkembangan penjualan, dapat digunakan untuk menilai efektivitas strategi yang diterapkan.

Evaluasi tersebut penting agar pengembangan usaha tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada manfaat nyata bagi keberlanjutan bisnis.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Kelurahan Jaya Mukti, Kota Dumai, Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir mengambil bagian dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan UMKM. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. (nhd).