ITB Riau Pesisir dan BRIDA Kota Dumai Teken PKS Strategis, Perkuat Kajian Kesiapan Digital Masyarakat untuk Mendukung Program Bangga Kencana 2026.

Dumai, 24-06-2026. – Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB Riau Pesisir) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Dumai dalam rangka pelaksanaan kajian strategis mengenai kebutuhan informasi dan kesiapan digital masyarakat di wilayah pesisir dan perkotaan guna mendukung implementasi Program Bangga Kencana Tahun 2026.

Penandatanganan PKS dilaksanakan oleh Kepala BRIDA Kota Dumai, Hj. Erda Sriyani, S.AP., M.IP., dan Ketua LPPM ITB Riau Pesisir, Dr. Ir. Wetri Febrina, S.T., M.T. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan ITB Riau Pesisir, Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM., serta Ketua Program Studi Bisnis Digital, Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., MTA, MCE, MCF. Selain itu, acara juga dihadiri oleh Anggota LPPM ITB Riau Pesisir, Ir. Desyanti, S.Kom., M.Kom., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menghasilkan kebijakan publik berbasis riset dan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sinergi Akademik untuk Kebijakan Berbasis Riset

Melalui kerja sama tersebut, LPPM ITB Riau Pesisir dipercaya melaksanakan Kajian Pemetaan Kebutuhan Informasi dan Kesiapan Digital Masyarakat dalam Mendukung Keterjangkauan Program Bangga Kencana di Wilayah Pesisir dan Perkotaan Tahun 2026.

Kajian ini bertujuan memetakan kondisi riil masyarakat terkait akses informasi, tingkat literasi digital, serta kesiapan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan kependudukan dan keluarga berencana. Hasil kajian diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berbasis bukti ilmiah.

Wujud Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi

Ketua LPPM ITB Riau Pesisir, Dr. Ir. Wetri Febrina, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi dengan BRIDA Kota Dumai merupakan momentum penting untuk menghadirkan hasil penelitian yang mampu memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat transformasi digital masyarakat.

Sementara itu, Kepala BRIDA Kota Dumai, Hj. Erda Sriyani, S.AP., M.IP., mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan ITB Riau Pesisir sebagai mitra strategis dalam penyusunan kajian berbasis data. Ia berharap hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir dan perkotaan.

Dukungan Pimpinan dan Tim LPPM ITB Riau Pesisir

Kehadiran Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM., menunjukkan komitmen institusi dalam memperluas jejaring kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Program Studi Bisnis Digital, Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., MTA, MCE, MCF., menilai bahwa kajian ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan teknologi digital, analisis data, dan inovasi kebijakan publik guna menghasilkan rekomendasi yang mampu mendukung percepatan transformasi digital di Kota Dumai.

Partisipasi aktif Anggota LPPM ITB Riau Pesisir, Ir. Desyanti, S.Kom., M.Kom., turut memperkuat kolaborasi multidisiplin yang akan terlibat dalam pelaksanaan kajian, mulai dari proses pengumpulan data, analisis, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD), hingga penyusunan laporan akhir dan policy brief.

Fokus Kegiatan Kerja Sama

Ruang lingkup PKS meliputi beberapa agenda utama, yaitu:

  • Penyediaan tenaga ahli dalam pelaksanaan kajian;
  • Pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bersama para pemangku kepentingan;
  • Penyusunan dan presentasi laporan akhir;
  • Penyampaian Policy Brief sebagai rekomendasi kebijakan kepada BRIDA Kota Dumai.

Seluruh tahapan akan dilaksanakan secara sistematis mulai dari perencanaan, pengumpulan data lapangan, analisis, penyusunan dokumen hingga pelaporan akhir sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK).

Memperkuat Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah

Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, BRIDA Kota Dumai dan ITB Riau Pesisir menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang mampu menghasilkan kebijakan publik berbasis data serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan peneliti diharapkan dapat memperkuat implementasi Program Bangga Kencana, meningkatkan kesiapan digital masyarakat, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kota Dumai. (nhd).