Sinergi Akademis dan Industri: HMTI - ITB Riau Pesisir Pelajari Sistem Pemeliharaan Kilang Pertamina Dumai.

Dumai, 30-10-2026 – Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB Riau Pesisir) melaksanakan kunjungan industri ke PT. Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan akademik, meningkatkan kompetensi teknis, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi dinamika dunia kerja, khususnya di sektor industri pengolahan minyak dan gas bumi.

Sebanyak 32 mahasiswa Teknik Industri mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi jajaran pimpinan, dosen, dan perwakilan program studi. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung sistem operasional kilang minyak, penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja, serta mekanisme pemeliharaan fasilitas dan peralatan industri.

Dari pihak ITB Riau Pesisir, kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor III, Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM., ASEAN Eng.; Ketua Program Studi Teknik Industri, Ir. Trisna Mesra, S.T., M.T.; Dr. Ir. Melliana, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng.; Sekretaris Program Studi, Ir. Azmi, S.T., M.Sc.; serta M. Agus Rinaldy, S.T., M.T.

Sementara itu, PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai diwakili Manager Production, Yandi Muktar, bersama Ainun Nabila dari bagian Communication & Relations (Comrel), serta perwakilan pekerja dan petugas keamanan perusahaan.

Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Operasional Kilang dan Budaya Keselamatan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari kedua belah pihak. Manager Production PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, Yandi Muktar, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan pengantar mengenai pentingnya pemahaman terhadap lingkungan dan sistem kerja industri pengolahan minyak.

Perwakilan ITB Riau Pesisir juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pembelajaran langsung di lingkungan industri.

Dalam sesi pembekalan, mahasiswa mendapatkan materi overview kilang yang membahas gambaran umum fasilitas kilang, proses operasional, serta tahapan pengolahan minyak mentah menjadi berbagai produk turunannya. Pemaparan tersebut memberikan perspektif kepada mahasiswa mengenai kompleksitas sistem produksi dan keterkaitan berbagai unit kerja dalam industri pengolahan minyak.

Materi berikutnya membahas Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), yang menjadi salah satu aspek fundamental dalam operasional industri migas. Mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya budaya keselamatan, kepatuhan terhadap prosedur operasional, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta pengendalian risiko untuk mencegah kecelakaan kerja.

Selain itu, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai sistem maintenance atau pemeliharaan fasilitas industri. Materi ini mengulas peran pemeliharaan dalam menjaga keandalan mesin dan peralatan, memastikan keberlangsungan proses produksi, serta meminimalkan potensi kerusakan yang dapat menghambat kegiatan operasional perusahaan.

Tinjau Langsung Area Kilang, Mahasiswa Pelajari Standar Kerja Industri

Setelah mengikuti pembekalan, rombongan mahasiswa melaksanakan persiapan sebelum memasuki area operasional kilang. Seluruh peserta diwajibkan menyesuaikan pakaian dan menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar perusahaan.

Sebelum memasuki area kerja, peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan melalui prosedur Daily Check Up (DCU). Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengendalian kesehatan dan keselamatan untuk memastikan setiap individu memenuhi persyaratan Fit to Work atau layak memasuki lingkungan kerja sesuai ketentuan perusahaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan site visit ke area kilang PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa dapat mengamati secara langsung lingkungan operasional, mengenali fasilitas pengolahan minyak, serta memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan sistem kerja, pengelolaan fasilitas, dan standar keselamatan di kawasan industri.

Pengalaman lapangan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran Teknik Industri. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan konseptual, tetapi juga dapat memahami bagaimana prinsip-prinsip keilmuan diterapkan dalam sistem industri yang sesungguhnya, mulai dari pengelolaan proses produksi, pemeliharaan peralatan, efisiensi operasional, hingga manajemen keselamatan kerja.

Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, Tingkatkan Kesiapan Lulusan

Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri, Wan Muhammad Azwan, bersama Ketua Pelaksana Kegiatan, Muhammad Davi Al Fadli, menyampaikan bahwa kunjungan industri ini dirancang sebagai sarana pengembangan wawasan dan pengalaman mahasiswa agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap kebutuhan dunia industri.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis operasional kilang, tetapi juga mampu membangun karakter profesional, kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, serta kesadaran terhadap pentingnya budaya keselamatan dalam lingkungan kerja.

Kunjungan industri ini sekaligus mencerminkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha serta dunia industri (DUDI) dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan tenaga kerja profesional.

Bagi Program Studi Teknik Industri ITB Riau Pesisir, pembelajaran berbasis pengalaman lapangan merupakan salah satu upaya untuk memperkaya kompetensi mahasiswa. Interaksi langsung dengan lingkungan industri diharapkan mampu memperluas perspektif mahasiswa mengenai tantangan operasional, penerapan teknologi, pengelolaan sumber daya, dan peningkatan produktivitas perusahaan.

Melalui kunjungan ke PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai, HMTI ITB Riau Pesisir berharap mahasiswa semakin siap mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis dunia kerja. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam membentuk lulusan Teknik Industri yang memiliki kompetensi keilmuan, keterampilan profesional, serta daya saing dalam menghadapi perkembangan sektor industri nasional.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen ITB Riau Pesisir dalam mendorong pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga terhubung secara langsung dengan praktik, teknologi, dan kebutuhan nyata dunia industri. (nhd).